Rabu, 18 Oktober 2017

Hakikat Kesadaran Budaya Politik

Ø  Makna sosialisasi kesadaran politik
                Pada hakikatnya budaya politik merupakan cerminan dari kedasaran politik suatu masyarkat terhadap sistem politik yang berlaku.
Kesadaran politik merupakan proses batin yang menampakkan keinsafan dari setiap warga negara akan pentingnya urusan kenegaraan dalam kehidupan bernegara.
Kesadaran politik masyarakat tidak hanya diukur dari tingkat partisipasi mereka dalam kegiatan pemilihan umum,akan tetapi diukur juga dari peran serta mereka dalam mengawasi atau mengoreksi kebijakan dan perilaku pemerintah selama memegang kekuasaan pemerintahan.
Pengertian sosialisasi politik
                Sosialisasi politik, merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik pada anggota masyarakat atau dengan kata lain suatu proses yang menekankan pada penanaman nilai-nilai politik kepada setiap anggota masyarakat.
ü  Pentingnya sosialisasi budaya politik
ü  Menanamkan nilai – nilai dan norma norma pada masyarakat.
ü  Mengenalkan visi dan misi partai politik pada masyarakat.
ü  Meningkatkan kualitas partisipasi rakyat dalam pemerintahan.
ü  Meningkatkan frekuensi keterlibatan rakyat dalam pemerintahan. 

Alat yang dapat dijadikan sebagai perantara/sarana dalam sosialisasi politik, antara lain :
1) Keluarga (family)
                Di mulai dari keluarga inilah antara orang tua dengan anak, sering terjadi “obrolan” politik ringan tentang segala hal, sehingga tanpa disadari terjadi tranfer pengetahuan dan nilai-nilai politik tertentu yang diserap oleh si anak.
2) Sekolah
                Di sekolah melalui pelajaran (pendidikan kewarganegaraan), siswa dan gurunya saling bertukar informasi dan berinteraksi dalam membahas topik-topik tertentu yang mengandung nilai-nilai politik teoritis maupun praktis. Dengan demikian, siswa telah memperoleh pengetahuan awal tentang kehidupan berpolitik secara dini dan nilai-nilai politik yang benar dari sudut pandang akademis.
3) Partai Politik
                Salah satu fungsi dari partai politik adalah dapat memainkan peran sebagai sosialisasi politik. Ini berarti partai politik tersebut setelah merekrut anggota kader maupun simpati-sannya secara periodik maupun pada saat kampanye, mampu menanamkan nilai-nilai dan norma-norma dari satu generasi ke generasi berikutnya. Partai politik harus mampu men-ciptakan “image” memperjuangkan kepentingan umum, agar mendapat dukungan luas dari masyarakat dan senantiasa dapat memenangkan pemilu.
Ø  Mekanisme sosialisasi budaya politik
                Mekanisme sosialisasi budaya politik mengandung pengertian berupa cara-cara atau teknik penanaman atau pembentukan nilai-nilai politik kepada individu atau anggota masyarakat untuk memperkuat dan mengarahkan orientasi politik yang telah ada dalam dirinya.
v  Ada dua mekanisme sosialisasi budaya politik :
                1. Sosialisasi Politik Tidak langsung
Yaitu warga pada mulanya berorientasi pada hal-hal yang bukan politik ( non politik ) ,namun kemudian mempengaruhinya untuk memiliki orientasi politik.
                2. Sosialisasi Politik Langsung
Sosialisasi politik berlangsung dalam satu tahap saja,yaitu hal-hal yang di orientasikan adalah hal-hal yang bersift politik.
v   Ada 3 (tiga) mekanisme pengembangan budaya politik:
• Imitasi, proses sosialisasi melalui peniruan terhadap perilaku yang ditampilkan individu-individu lain. Sosialisasi pada masa kanak-kanak merupakan halamat penting.
• Instruksi, mengacu pada proses sosialisasi melalui proses pembelajaran formal, informal maupunnonformal.
• Motivasi, proses sosialisasi yang berkaitan dengan pengalaman individu.



0 komentar:

Posting Komentar